Seni Budaya dan Tradisi Islam Nusantara

Jumat, 09 Maret 2012 | komentar

Nama    : Soraya Salma Rahmadita
Kelas     : 9-i
No       : 39



     SENI BUDAYA DAN TRADISI ISLAM NUSANTARA

Yang dimaksud dengan seni budaya local yang bernapaskan islam adalah segala bentuk kesenian yang berasal dari atau berkembang di daerah asli Indonesia yang dipengaruhi oleh ajaran islam.

Berbagai budaya local yang bernafaskan islam antara lain :

1.     Selawat nabi Muhammad SAW ciri khas :
Ø  Penggunaan rebana/ terbang
Ø  Adanya puji-pujian dalam bahasa arab
Ø  Susunan nadanya bernafaskan islam

2.    Musik Gambut dan RebanaCiri khas music ini adalah:
Ø  Diringi dengan alat music seperti, gambus, kecapi petik, marawis, atau alat music modern
Ø  Syair bernafaskan islam, baik berupa nasihat, shalawat nabi baik dalam bahasa Indonesia, arab maupun daerah

3.    Tari Zapin
Ø  Tari zapin bisa kita temukan di Riau. Tari ini diiringi irama gambus, yang diperagakan oleh laki-laki yang berpasangan dengan mengenakan sarung, kemeja, kopeah hitam dan songket dan ikat kepala lacak/destar. Tari ini dipentaskan pada saat acara upacara pernikahan, khitanan dan hari raya islam

4.    Tari seudati
Ø  Berasal dari Aceh umumnya diperankan oleh laki-laki dengan menari dan membuat bunyi tabuhan dengan alat music tubuh mereka sendiri, sewaktu menepuk tangan, dada, sisi tubuh dan menggertakan jari-jarinya

5.    Santriswaran
Ø  Santriswaran adalah grup music dengan alat terbang, kendang, dan kemanak. Nadanya mengiktui nada gamelan. Syair-syairnya memuat ajaran-ajaran islam dan budaya jawa yang disisipi dengan selawat nabi. Santriswaran dikembangkan oleh seniman keraton Surakarta.

6.    Tari menak
Ø  Diciptakan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX raja jogyakarta, tari menak mirip wayang orang tetapi tari menak diambil dari serat menak. Cerita menak adalah berbahasa jawa / sunda yang disadur dari parsi

7.    Wayang Golek

8.    Suluk
Ø  Suluk adalah tulisan dalam bahasa jawa maupun arab yang berisi pandangan hidup orang jawa. Serat wirid adalah tulisan pujangga jawa yang berisi bacaan-bacaan baik jawa maupun arab yang dibaca berulang-ulang.

9.    Muludan
Ø  Adalah perayaan hari lahir Nabi Muhammad Saw yang umumnya diisi dengan berbagai acara dan nama tersendiri missal di keraton Yogyakarta, Surakarta, Cirebon menyelenggarakan sekaten dan grebek mulud yang diisi dengan mengarak sedekah raja berupa makanan dari kediaman raja ke masjid Agung lalu diberikan kepada rakyat.

10. Megengan
Ø  Adalah upacara menyambut datangnya bulan suci ramadhan, kegiatan utamanya yaitu dengan manabuh bedug sebagai tanda jatuhnya tanggal 1 ramadhan

11.  Selikuran
Ø  Dilakukan dikeraton Surakarta dan Yogyakarta setiap tanggal 21 Ramadhan yang bertujuan untuk menyambut malam lailatul qodar

Apresiasi terhadap seni Budaya

Seni budaya local yang benapaskan islam tersebut adalah hasil para juru dakwah dimasa lalu yang kreatif, dimana para juru dakwah mencari akal bagaimana supaya masyarakat yang sebelumnya masih kuat memegang adat dan budaya sebelumnya beralih ke agama islam tanpa menyinggung perasaan adat budaya sebelumnya yaitu hindu budha.

Kita perlu menghargai dan melestarikan seni budaya adat yang bernafaskan islam, sepanjang tidak membawa dampak negative bagi aqidah keislaman dan tidak mengakibatkan syirik dan penyimpangan ajaran.












Tugas Agama :
1.     Sebutkan seni dan tradisi islam nusantara !


·   Tradisi :
a.    Salawat Nabi Muhammad SAW
b.    Musik Gambus dan Rebana
c.    Santriswaran
d.    Suluk
e.    Mauludan
f.    Megengan
g.    Selikuran
h.    Panah Kalimasada
i.     Pesta Tabuik
j.     Niticruti,Nitisastra, dan Astabrata
k.    Perhitungan Tahun
l.      Upacara Grebek
m.   Gamelan Sekaten
n.    Selametan sepasaran
o.    Selametan selapanan
p.    Nujuh bulanan

·     Seni :
a.    Kaligrafi
b.    Masjid Agung Banten
c.    Masjid Raya Baiturohman
d.    Masjid Agung Demak
e.    Tari Menak
f.    Tari Seudati
g.    Tari Zapin
h.    Wayang Golek



2.    Pilihlah salah satu dan jelaskan!
Mauludan : biasanya disebut Maulud Nabi Muhammad SAW adalah hari perayaan kelahiran nabi Muhammad SAW setiap tanggal 12 Rabiul Awal. Acaranya diisi sesuai dengan keinginan berbagai daerah. Misalnya sholawatan, rodath, pengajian, dll.. Mauludan di keraton Yogyakarta, Surakarta, Cirebon rutin menyelenggarakan sekaten dan grebek mulud yang diisi dengan mengarak sedekah raja berupa makanan dari kediaman raja ke masjid Agung lalu diberikan kepada rakyat.

3.    Apresiasikan!
Budaya ini cukup bagus. Karena dengan ini akan semakin mendekatkan kita pada kekasih Allah yaitu Muhammad SAW. Dengan adanya budaya ini kita jadi hafal tanggal lahir beliau. Apalagi biasanya acara ini diisi dengan kegiatan islami lainnya. Di perumahan rumah saya, acara mauludan selalu diisi dengan berkumpul bersama di mushola kemudian mendengarkan ceramah Kiai lalu diakhir acaranya makan makan :D
Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Mini Notes | BLOGGER
Copyright © 2011. Mini Notes - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Blogger
Proudly powered by Blogger